98. Doa Masuk Pasar
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā sharīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamd, yuḥyī wa yumīt, wa huwa ḥayyun lā yamūt, biyadihil-khayr, wa huwa `alā kulli shay'in qadīr.
“Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala kepujian, Dia Yang Menghidupkan dan Mematikan, Dia tetap hidup dan tidak akan mati, di tangan-Nya segala kebaikan dan Dia berkuasa ke atas setiap sesuatu”1.